Musem Konferensi Asia Afrika

Tidak ada komentar

Masuk Museum Tiket Konferensi Asia Afrika

Perjalanan Melalui Sejarah Sejarah selalu menjadi daya tarik bagi banyak orang karena menawarkan sekilas masa lalu dan evolusi dunia yang kita tinggali saat ini.

Salah satu peristiwa terpenting dalam sejarah Asia Afrika adalah Konferensi Asia Afrika yang diadakan pada tahun 1955 di Bandung, Indonesia.

Konferensi tersebut mempertemukan perwakilan dari dua puluh sembilan negara Asia dan Afrika, dan hasilnya membentuk perjalanan sejarah dunia.

Museum Konferensi Asia Afrika dibangun untuk memperingati peristiwa ini dan menunjukkan maknanya kepada dunia.

Musem Konferensi Asia Afrika

Dalam artikel ini, kami akan menyelidiki detail museum dan apa yang ditawarkannya, termasuk jam buka dan lokasinya.

Terletak di Bandung, Indonesia, Museum Konferensi Asia Afrika wajib dikunjungi bagi siapa pun yang tertarik dengan sejarah. 

Museum ini dibangun pada tahun 2005 untuk memperingati 50 tahun Konferensi Asia Afrika dan terletak tepat di jantung kota.

Tempat ini mudah diakses dengan mobil atau angkutan umum, dan pengunjung akan disambut dengan pesta arsitektur kaca dan baja yang menakjubkan.

Museum menampilkan berbagai pameran, termasuk foto-foto besar para delegasi yang menghadiri konferensi, beserta pidato dan barang-barang pribadi mereka.

Ada juga tampilan interaktif dan presentasi audio-visual yang membenamkan pengunjung dalam sejarah konferensi dan pengaruhnya terhadap dunia.

Selain pameran, museum ini juga memiliki perpustakaan dan pusat penelitian yang menyimpan buku, dokumen, dan arsip terkait Konferensi Asia Afrika.

Sarjana dan peneliti dipersilakan untuk mengunjungi pusat penelitian untuk mempelajari dan menjelajahi kekayaan sejarah acara tersebut.

Museum Konferensi Asia Afrika membuka pintunya bagi pengunjung setiap hari, kecuali hari Senin.

Pada hari Selasa hingga Kamis, museum buka mulai pukul 08.00 hingga 15.00, sedangkan pada hari Jumat buka pukul 08.00 dan tutup pukul 11.00. Pada akhir pekan, museum buka mulai pukul 09.00 hingga 16.00.

Museum ini memiliki tiket masuk yang bersahabat, khususnya bagi warga negara Indonesia, dengan tiket dewasa dibanderol Rp2.000 dan tiket anak-anak Rp1.000.

Warga negara non-Indonesia diharuskan membayar biaya yang sedikit lebih tinggi, yaitu Rp 3.000 untuk dewasa dan Rp 2.000 untuk anak-anak.

Singkatnya, Museum Konferensi Asia Afrika memainkan peran penting dalam melestarikan dan mendidik pengunjung tentang sejarah Konferensi Asia-Afrika.

Ini adalah perjalanan melalui waktu yang menampilkan hasil konferensi dan bagaimana hal itu berdampak pada dunia tempat kita hidup saat ini.

Dengan tampilan interaktif, pusat penelitian, dan perpustakaannya, museum ini memberikan pengalaman unik yang melayani pengunjung biasa dan penggemar sejarah.

Jadi, jika Anda sedang berada di Bandung, jangan ragu untuk mengunjungi Museum Konferensi Asia Afrika - ini benar-benar permata yang layak untuk dijelajahi.

Baca Juga : The Great Asia Afrika

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.